Selasa, 10 Maret 2009

Jenuh

HUUUUUUUUUUU ... teriakan lebih dari 400 orang yang memadati gedung serba guna Unlam Banjarbaru membahana, teriakan disebabkan kejenuhan menunggu acara pengambilan sumpah ketua kelompok penyelenggara pungutan suara (KPPS) sekota Banjarbaru.
Peserta / para ketua KPPS yang akan diambil sumpahnya diundangan tertera acara pukul 09.00 wita, yang namanya mau disumpah ratusan ketua KPPS dengan semangat datang tidak tepat waktu (maksudnya) sebelum jam yang ditentukan sudah pada berdatangan, ada yang datang jam 08.30 wita ada yang datang jam 08.00wita.
Ada perbedaan undangan dengan yang tidak disumpah/lantik, kebetulan saya mendapat undangan dan tertera diundangan jam 10.00wita, kebiasaan saya malu kalau sampai telat maka persis jam 09.45wita saya udah memasuki halaman / lapangan parkir didepan Aula gedung serba guna Unlam dan betapa kaget dan malunya saya bahwa ruangan parkir sudah penuh oleh kendaraan roda empat dan roda dua.
Setelah masuk kedalam kursi yang disediakan oleh panitia untuk para Ketua KPPS sudah penuh terisi kebetulan saya bukan termasuk orang yang akan disumpah karena saya paling takut akan sumpah.
Penasaran dengan keterlambatan saya langsung menuju ke meja panitia dan menanyakan jam brp acaranya..? diundangan jam 09.00wita, saya coba datangi salah satu peserta yang duduk dikursi minta liat undangannya jam berap..? memang betul ternyata jam 09.00wita, tetapi undangan saya kenapa jam 10.00wita..? saya coba konfirmasi lagi ke undangan yang baru hadir ternyata sama dengan saya.
dalam satu acara ternyata undangan untuk yang mau disumpah jam sembilan serta untuk undangan lain jam sepuluh.
kegaduhan mulai terasa dimulai suara teriakan ditengah tengah ruangan yang membuat gaduh suasana..(lapar..sudah jam sepuluh..jam karet...dls), padahal diruangan tepatnya dipintu berdiri Wakil Walikota ( Bapak Drs.Ruzaidin Noor ) beliau datang sebelum jam sepuluh mungkin juga sedang menunggu acara kapan dimulai, sesaat Wakil Walikota lewat ditengah peserta celetukan dengan nada yang kurang bersahabat terlontar, saya tahu pasti di undangan beliau ini tertera jam sepuluh karena saya sangat tahu kalau mengundang beliau selalu On time tidak pernah telat dari jadwal, beliau orangnya disiplin terhadap waktu, seandainya para peserta tahu akan hal ini mungkin mereka akan malu sendiri berkata yang kurang bersahabat terhadap beliau.
Acara pengambilan sumpah dimulai, dengan semangat dan suara lantang para ketua KPPS mengikuti katlimat yang dibacakan oleh Ketua KPU Banjarbaru, didalam sumpah bahwa mereka berjanji akan berlaku jujur dan tidak curang .
setelah acara sumpah dan sambutan2 ditutup dengan do'a peserta berhamburan menuju meja mengambil kue kotak yang disediakan oleh panitia, wajah mereka tersenyum dan lupa akan keterlambatan acara, terlihat kebahagiaan diwajah mereka bahwa mereka dipercaya mengemban tugas negara lebih tepatnya ujung tombak suksesnya Pemilu.
yang menjadi pikiran saya waktu terjadi kegaduhan tampak panitia kebingungan dan sepertinya kurang persiapan / kurang petugas, padahal baru beberapa orang dalam ruangan itu bayangkan seandainya saja nanti ada beberapa Partai politik saja yang kurang puas atau ingin cepat cepat mengetahui hasilnya dan mendatangi kantor KPU betapa gaduhnya disana..tetapi mudahan saja semua Peserta Pemilu bisa bersikap arif dan bijaksana menggunakan hati yang tenang dan tidak mudah terprovokasi untuk bertindak yang merugikan semuanya.

demikian nyumun pangapunten.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Welehhh Pak...materinya berat e....:)