
sering kali kita mendengar dan melihat tulisan Hamba Allah, sumbangan dari Hamba Allah, komentar dari Hamba Allah dan banyak lagi yang mengatasnamakan Hamba Allah. Siapakah Hamba Allah Itu..?
Menurut saya Hamba Allah ada makhluk (ciptaan Allah ) yang benar2 meng-Hamba kepada Allah. Manusia yang benar2 meng-Hamba kepada Allah adalah manusia yang sangat tinggi derajatnya disisi Allah, Hamba Allah seluruh Jiwa dan Raganya hanya untuk Allah, tidak ada yang lain dipikiran dan pandangannya selain Allah..betapa tingginya derajat seorang Hamba Allah.
coba kita perhatikan apa yang sering kita baca baik di media cetak ataupun media elektronik...Sumbangan sebesar Rp. 10.000,- dari hamba Allah, sumbangan sebesar Rp. 50.000,- dari Hamba Allah, sumbangan sebesar Rp.100.000,- dari Hamba Allah...dst..padahal sumbangan ditujukan kepada korban bencana alam yang sangat dahsyat seorang Hamba Allah hanya membantu seperti tersebut di atas..
betapa murahnya harga seorang Hamba Allah cuman dengan mengeluarkan beberapa Rupiah sudah bisa menyebut diri sebagai Hamba Allah,apakah sebutan Hamba Allah untuk menyembunyikan jatidirinya agar tidak diketahui oleh orang lain, sehingga apa yang dikeluarkan / sumbangkan bentuk dari keihlasan , apa malah hal tersebut bukan merupakan kesombongan pada diri sendiri dan sombong kepada Allah.
kalau memang ihlas sebaiknya gunakan saja NN ( tanpa nama ), ingat ihlas adalah tidak mengharapkan imbalan apa2 tapi mengharap Ridho Allah.
Kita semua ummat Islam mengharap menjadi Hamba Allah yang benar benar Hamba Allah.
sekian nyuwun pangapunten ....
Menurut saya Hamba Allah ada makhluk (ciptaan Allah ) yang benar2 meng-Hamba kepada Allah. Manusia yang benar2 meng-Hamba kepada Allah adalah manusia yang sangat tinggi derajatnya disisi Allah, Hamba Allah seluruh Jiwa dan Raganya hanya untuk Allah, tidak ada yang lain dipikiran dan pandangannya selain Allah..betapa tingginya derajat seorang Hamba Allah.
coba kita perhatikan apa yang sering kita baca baik di media cetak ataupun media elektronik...Sumbangan sebesar Rp. 10.000,- dari hamba Allah, sumbangan sebesar Rp. 50.000,- dari Hamba Allah, sumbangan sebesar Rp.100.000,- dari Hamba Allah...dst..padahal sumbangan ditujukan kepada korban bencana alam yang sangat dahsyat seorang Hamba Allah hanya membantu seperti tersebut di atas..
betapa murahnya harga seorang Hamba Allah cuman dengan mengeluarkan beberapa Rupiah sudah bisa menyebut diri sebagai Hamba Allah,apakah sebutan Hamba Allah untuk menyembunyikan jatidirinya agar tidak diketahui oleh orang lain, sehingga apa yang dikeluarkan / sumbangkan bentuk dari keihlasan , apa malah hal tersebut bukan merupakan kesombongan pada diri sendiri dan sombong kepada Allah.
kalau memang ihlas sebaiknya gunakan saja NN ( tanpa nama ), ingat ihlas adalah tidak mengharapkan imbalan apa2 tapi mengharap Ridho Allah.
Kita semua ummat Islam mengharap menjadi Hamba Allah yang benar benar Hamba Allah.
sekian nyuwun pangapunten ....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar