Minggu, 26 April 2009

Belum Juara...tapi sudah Juara..

Yang namanya juara adalah yang nomor 1, terus yang nomor 2, 3 harapan 1 harapan 2 dst disebut apa...? dalam suatu pertandingan yang namanya nomor dua adalah pelengkap saja atau pendamping bagi yang nomor satu.

Pada Hari Minggu tanggal 26 April 2009, saya mengikuti pertandingan Golf yang diadakan oleh Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan ( BPD Kalsel) dalam rangka hari Ulang tahun BPD yg ke 45. sebetulnya saya mau main hari Sabtu tapi karena ada sesuatu hal yang tidak memungkinkan saya mengikuti pertandingan pada hari tersebut.

saya memaksakan diri untuk mengikuti pertandingan Golf itu selain karena memang sudah hoby alias sedikit mendarah daging jadi sangat gelisah apabila tidak bisa ikut berpartisipasi dalam acara itu. berkat kamauan yang keras serta pikiran yang kuat untuk menghilangkan rasa sakit dikaki saya berhasil main sebanyak 18 holes yang telah ditentukan oleh panitia pelaksana.

Cuaca sangat panas dan kebiasaan saya kalau bermain golf cuma pakai celana pendek selutut, kaos lengan pendek dan anti pakai topi apalagi pakai payung ( kemayu hehehe ) saya menikmati permainan tanpa beban, score card tidak begitu saya perhatikan karena saya main tidak untuk mencarai juara, yang penting main dan main, lumayan Wood 1 (driver) yg saya pergunakan tidak ada satupun pukulan yang meleset, jarak 250m hampir rata bisa saya lewati, ada sedikit gangguan pada putting green disebabkan panasnya cuaca jadi konsentrasi pada putting agak berkurang...

18 holes sudah saya lalui, score card saya kumpulkan untuk ditulis di Scoring board, jumlah peserta sebanyak 355 peserta, dari pada antre mandi di club yang antrenya minta ampun saya pulang saja dan mandi di rumah kebetulan jarak lapangan golf dengan rumah sekitar 500m saja jadi masih banyak waktu sampai acara pengumuman.

Ternyata saya juara II, dengan membukukan total pukulan sebanyak 84 (gross) karena h'cap saya 13.8 maka net score yang saya peroleh 70.2. dan juara satunya membukukan Nett score 69. saya kalah satu poin. bagi saya yang namanya juara ya juara 1 itu untuk juara II hanya sebagai pendamping.

tetapi setelah saya sadari ternyata saya menjadi juara dari segala juara, yaitu juara mengalahkan rasa sakit dikaki akibat asam urat yang tidak mau di ajak kompromi dan hanya mau dipaksa itu. Saya menyadarinya waktu mengetik diblog ini ternyata kakiku masih nyut nyutan hehehe.....

demikian nyuwun pangapunten

Sabtu, 18 April 2009

Manja, Aleman................


Menjaga kesehatan lebih baik dari pada mengobati penyakit..., ketika seorang diberi kesehatan oleh Allah Swt tidak selalu bilang syukur Alhamdulillah, ucapan syukur biasanya hanya terucap apabila sedang berkumpul dalam acara resmi atau setengah resmi ketika akan menyampaikan pidato atau sambutan...( Alhamdulillah atas berkat Rahmat Allah SWT kita semua diberi kesehatan sehingga bisa bertemu dalam acara ini dengan tidak kurang suatu apapun ).

Memang Kesehatan merupakan hal terpenting bagi kita semua, apabila ada anggota badan yang terkena penyakit sekecil apapun maka akan banyak aktifitas yang tertunda meskipun penyakit tersebut tidak begitu mengganggu ( dasarnya males kali ya..? hehehe ), terus mengeluh dan mengeluh karena diberi cobaan sakit tanpa bisa mensyukuri bahwa cobaan sakit itu adalah peringatan bahwa sesungguhnya kita semua harus selalu banyak bersyukur disetiap waktu.

sekarang saya merasakan apa yang namanya diberi sedikit kenikmatan, yaitu menikmati rasa sakit akibat asam urat di kaki yang perlahan lahan sudah mulai sembuh, alhamdulillah. memang akibat adanya penyakit tersebut banyak aktifitas serta hoby dan kegemarannya saya jadi terbengkalai, contohnya hari ini sabtu tgl 25 April 2009 ada pertandingan Golf HUT BPD, yang namanya hoby keinginan memuncak ingin mengikuti turnament tersebut, pagi tadi sudah saya coba pakai sepatu golf siap2 berangkat kelapangan ternyata masih ada sedikit rasa nyeri dikaki, ya terpksa lepas sepatu buka baju dan nongkrong di depan komputer ( ngeblog n FB-kan ).

Seandainyapun dipaksa berangkat kelapangan golf dan mengikuti turnament, kemungkinan besar juga mampu aja tapi hasil yang dicapai dalam permainan akan kurang baik alias jelek ( kan memalukan..) tapi mudah mudahan besok pagi sudah bisa mengikutinya, rasa gatal ingin ke lapangan begitu menggelitik apalagi teman teman Fesbukiyah yang ikut main memberi kabar via FB-nya bahwa dia sudah ada d hole ini main begini..woww, menggoda sekali.

tadi malam saya menonton acara KickAndy, disitu Om Pepeng dengan semangat yang tinggi dalam kondisi sakit masih bisa menghadiri acaranya KickAndy, ternyata seberat apapun sakit yang diderita tetapi dengan semangat dan pemikiran baik OM Pepeng mampu berdialog seperti orang sehat pada umumnya.

sedikit asam urat dikaki sepertinya menggangu segala aktifitas saya, saya malu pada diri sendiri, malu pada orang orang yang mempunyai ketegaran, malu dan malu.... Apa karena males yang mengakibatkan saya jadi begini..? Atau apa karena Manja / Aleman dan tidak mampu menghadapi hal hal sekecil ini...?

Demikian nyuwun pangapunten










Minggu, 12 April 2009

Serba serbi 9 April....


Mana iSBiYi...mana gambar iSBiYi...kok ndak ada gambar iSBiYi nya.... itu nek..yang pake kopiah...ujar petugas KPPS dari tempat tugasnya sambil tersenyum geli melihat kelakuan dari nenek nenek tadi, si Nenek kesana kemari membuka lembar kertas suara yang minta ampun besarnya, ndak ada gambar iSBiYinya jangan mambunguli akulah..aku sering melihat di TIPI orangnya gagah..ini ndak ada \potonya disini.

Petugas KPPS mendatangi si nenek dan bertanya..? nenek mau milih apa...? aku pokoknya mau milih Pak iSBiYi..., kenapa nek kok milih Pak SBY kok ndak yang lain saja..? aku tiap bulan dapat gaji, kalau Pak iSBiYi ndak jadi Presiden aku sengsara lagi.

Kejadian tersebut tidak hanya terjadi pada nenek yang memang tidak mengenal huruf ( tidak bisa baca tulis ) ada ibu ibu yang bisa baca tulis bahkan pandai mengaji, pada malam hari seminggu sebelum tanggal 9 mendatangi saya bingung bagaimana cara memilih, kata si Ibu ibu kemaren dapat selebaran ini..dengan menunjukkan kertas foto copian yaitu kertas yang dikeluarkan oleh KPU dan disebarkan oleh para PPS dan Ketua KPPS kepada warga. kertas tersebut cuma 1 lembar dengan menerangkan cara mencontreng dan suara yang sah.

Si Ibu bingung, denger2 katanya kertas suaranya segede koran ini kok selembaran begini...? untungnya meskipun saya bukan seorang caleg dari parpol tertentu tetapi saya memiliki contoh surat suara yang asli dari KPU sejumlah 4 lembar, saya tunjukkan dan saya buka betapa kagetnya si Ibu tadi melihat kertas suara yang asli tadi... terus mana yang aku pilih...?ujarnya.. terserah ibu mana yang anggap ibu baik pilih saja caranya begini dan begini...begitu saya menjelaskan bagaikan seorang anggota KPU yang memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Si Ibu bingung takut pilihannya salah...pokoknya tunjukkan saja aku mau milih si X.. wah bu itu namanya bukan rahasia lagi dong..ndak apa dari pada nanti waktu mau nyontreng di bilik bingung mendingan tunjukkan saja sekarang...

Saya kasihan melihat antusias warga yang mau memberikan hak suaranya tapi tidak mengerti bagaimana caranya, sekarang banyak partai dan banyak caleg tetapi sosialisasi kepada warga hampir dipastikan jarang dilakukan, yang ada KPUD sosialisasi dengan PPK dan Ketua PPS, selanjutnya urusan ke warga diserahkan kepada Ketua KPPS, sedangkan menurut pengamatan saya banyak Ketua KPPS maupun anggotanya juga bingung apalagi cara pengisian di form..C dll....

satu pemilih mendapatkan 4 lembar suara, apabila sipemilih paham dan mengerti kertas suara yang mahal harganya itu akan bermanfaat karena hak suaranya tersalurkan, tetapi apabila terjadi kesalahan dan suaranya tidak sah berapa kerugian negara untuk kertas saja ini....dengan mahalnya harga kertas suara ini yang bakalan banyak tersia siakan apabila banyak warga yang tidak mengerti, saya mencoba menghubungi ketua KPPS di tempat saya berada agar memberikan sosialisasi kepada warga dengan cara menunjukkan kertas suara yang asli., ternyata Ketua KPPS tidak mempunyai contoh surat suara yang asli.

Pemilu 9 April 2009, banyak yang Golput, ada yang Golput karena memang dasarnya antipati dengan pelaksanaan Pemilu ( bisanya cuma mengkritik saja ), ada yang Golput alias suara hilang karena suaranya tidak sah ( ketidak mengertian ), ada yang Golput karena tidak terdaftar dalam DPT. padahal warga sangat antusias dalam pelaksanaan Pemilu ini.

PR bagi penyelenggara untuk bisa memperbaiki kinejanya, sbentar lagi ada Pilpres dan tahun depan ada Pilkada, biaya besar dari uang Rakyat dipakai untuk pelaksanaan Pemilu harus menghasilkan yang terbaik untuk Rakyat. Pemilu tahun 2009 ini adalah Pemilu yang Langsung Umum Bebas dan tidak Rahasia lagi...

Demikian Nyuwun pangapunten






Jumat, 03 April 2009

Pendukung setia melawan Penjilat

Pada Kegiatan Pilkadasung pertama di bumi (X).... selalu ada yang mendukung baik mendukung secara ikhlas ataupun mendukung karena takut kehilangan suatu jabatan karena sang calon adalah pimpinan dimana sang pendukung bekerja. ada juga yang tidak mendukung meskipun dia adalah seorang kawan atau berteman, karena menurut kalkulasinya (dia adalah seoarang Bisnisman yg ndk jelas ) bahwa sang kawan tidak akan menang,...

Ada sekitar 4 pasang calon pada waktu itu, sang kawan ternyata cenderung mengkampanyekan calon lain bahkan dia (suami istri) selalu menjelek jelekkan kawannya dengan mengatakan bahwa " apa prestasi dia " memimpin di negeri Anu aja ndak punya prestasi apalagi mau memimpin menjadi yang lebih tinggi...? begitu selalu kalau bertemu orang orang..

Sang kawan bukannya tidak mengetahui sepak terjang si Sengkuni ini ( maaf saya pakai istilah saja ) bahkan pada masa kampanye si Calon selalu menelpon / menghubungi si Sengkuni tapi tidak pernah dibalas atau di angkat oleh sengkuni ( maklum takut dimintai sumbangan kali..)

Pilkadasung tiba waktunya, pelaksanaan aman tertib dan lancar ...sang Kawan berhasil memenangi Pilkadasung yang pertama kali diadakan di Bumi (X)...semua menyambut gembira Pendukung yang mengharapkan sesuatu tak henti hentinya bersyukur dengan wajah ceria..(bakalan naik jabatan nich ), si Pendukung yang setia cuma mengucapkan syukur bahwa pilihannya berhasil memenangi Pilkada tanpa mengharapkan suatu imbalan apa2.

SMS ke no HP sang Prabu tidak henti henti mengucapkan selamat dan anehnya yang pertama kali mengucapkan selamat adalah sang sengkuni..bukan berarti karena ikhlas tapi karena ada sesuatu yang dia inginkan.

Sengkuni selalu menemani sang Prabu ber Olah Raga bagaikan pahlawan yang seolah olah dia adalah pendukung beratnya yang berhasil mencarikan massa untuk memilihnya...ada sesuatu yang diinginkan oleh Sengkuni yaitu melenyapkan Pendukung setianya.. setahun..dua tahun..tidak berhasil untuk menghasut sang Raja..pada tahun keempat rupanya sang Raja terhasut juga...

Kini sang pendukung setia kehilangan pekerjaan, saya bertanya kepadanya apa masih akan mendukung sang Prabu..? kamu kan malah kehilangan pekerjaan..? lebih baik jadi penghasut seperti Sengkuni..? Jawaban yang saya dapatkan " Biarlah saya ikhlas saja, saya akan dukung lagi pada Pilkada tahun depan " Entah harus kehilangan apalagi setelah pekerjaan saya dihilangkan...
Fenomena sang Penjilat dan sang Pendukung sekarang makin semarak baik disampaikan melalui Facebook atau disampaikan secara langsung ( apalagi sang Prabu juga punya Facebook ).

Semua pasti ada akhirnya dan semua pasti ada balasnya.
Demikian Nyuwun pangapunten

Rabu, 01 April 2009

Virus FB

Akhir akhir ini saya lebih sering buka FB dari pada menulis di Blog...ada untungnya sich, banyak teman baru yang saling menyapa tapi ruginya juga banyak, saya lagi belajar menulis dan menulis..dorongan Bung EWA menjadi semangat bagi saya untuk menulis dan menulis, karena bagaimanapun juga kalau sempat tidak menulis apalagi ada ide untuk dituangkan dalam tuilisan dan tidak disempatkan untuk menulis maka dijamin ide tersebut akan melayang..dan menulis tidak akan lancar lancar, kata orang orang tua " Lancar Kaji karena ulang ", berarti kalau ingin lancar dan pandai menulis harus terus menerus atau berulang ulang jangan bosan melakukan.

Pada waktu masih kelas 3 SD saya di ajari oleh Bapak naik sepeda, setiap Bapak pulang dari Dinas tanpa ada rasa capek Beliau mengajak saya ke Lapangan sepak Bola untuk belajar naik sepeda, waktu itu masih belum ada yang namanya sepeda kecil untuk anak anak yang ada roda kanan kiri sebagai penyangga, Sepeda yang dipakai yaitu sepede Ontel yang sekarang lagi semarak lagi di banjarbaru ada komunitas sendiri yaitu BOM ( Banjarbaroe Ontel Mania ).

Karena sepeda yang dipakai belajar adalah sepeda ukuran orang tua maka lama sekali / sulit sekali untuk bisa mengontel sendiri tanpa pengawasan / pegangan dari Bapak, ada syarat2 khusus untuk boleh belajar naik sepeda pada waktu itu antara lain tidak boleh nakal dan burungnya sudah dipotong alias disunat.

Dengan segala macam syarat dan seringnya latihan sehingga menghasilkan suatu hasil yang membanggakan ya kalau boleh dibilang lulus latihan ngontel sepeda dengan nilai A hehehe, beda dengan hasil yang didapat dengan belajar secara instan dijamin hasilnya masih memuaskan yang tidak instan alias latihan terus menerus.

Begitu juga dengan menulis..apabila kita setiap hari rajin belajar menulis dan menulis serta memperhatikan masukan, kritikan dari para sahabat yang sudah pakarnya dibidang menulis diyakini bakalan akan menghasilkan sesuatu yang sangat memuaskan tentang tulis menulis, kritikan sepedas apapun adalah jamu yang akan menyehatkan kita, jadi kritikan adalah suatu dorongan yang sangat berharga bagi seorang penulis.

Belajar menulis sangat berbeda dengan belajar sepeda ontel pada jaman agak dahulu hehehe..kalau dulu masih kecil belajar sepeda sambil dipegangi oleh bapak agar tidak jatuh dan sekarang belajar menulis dengan usia yang lumayan ini sambil menunggu saran dari para sahabat yang sudah pakarnya alias lihai dibidang tulis menulis agar bisa terarah baik pilihan kalimat, alur yang ditulis sudah bener apa amburadul, apa menulis itu disesuaikan dengan moment sesuatu atau bla bla bla... jadi maaf untuk Bang EWA saya todong agar kiranya sudi memberi kritikan dan saran untuk saya.

Nach..akhir akhir ini saya kok mulai kecanduan Facebook sehingga ide ide yang ada waktu diperjalanan ataupun dimana yang akan saya tuangkan dalam tulisan selalu terkalahkan dengan membuka buka Fb. Virus FB sangat mengganggu saya yang lagi asyik belajar tulis menulis....
Mudahan saya bisa mengatasi diri melawan virus ini dan kembali lagi dengan tulis menulis.


Demikian nyuwun pangapuntem





Kamis, 26 Maret 2009

Melatih kejujuran...GOLF solusinya


Sekilas Golf adalah olah raga yang tidak mengeluarkan banyak tenaga ( Olah raga nyante ), cuma jalan jalan..bola dipukul didatangi dipukul lagi didatangi lagi sampai dihole dimasukin lobang...begitu seterusnya, ada yang bermain 9 holes ada juga yang sampai 18 holes bahkan ada yang sampai 36 holes (golongan maniak) hehehe.. bahkan sampai ada perkumpulan golf Senior ( PERPESI ) Perkumpulan Golf yang mempunyai anggota dengan syarat umurnnya di atas 56 tahun..bahkan ada yang berumur 80 tahun alias umur pensiunan tapi tetap eksis.

Permainan Golf banyak aturan aturan yang harus diikuti, aturan yang resmi diikuti secara Internasional baik untuk Pro maupun Amateur yaitu Rules Of Golf USGA St Andrews, Rules merupakan rambu rambu yang harus dilakukan, bahwa bermain golf itu harus begini tidak boleh begini bahkan hal sekecil menyangkut etika berbicara juga sangat diperhatikan apalagi dalam suatu turnament.

Kejujuran seorang bisa terlihat pada saat bermain golf, bermain golf wasit utama adalah dirinya sendiri , karena dalam satu group ( 4 pemain ) masing2 memikirkan bolanya sendiri jarang partner bermainnya mengawasi terus dimana posisi bola pemain lain berada, apa bolanya nyaman untuk dipukul apa bolanya masuk dibekas lubang (divots) sehingga menyulitkan untuk dipukul, disinilah letak dari kejujuran bermain diuji, seorang pemain diperbolehkan membenahi posisi bola akibat sulitnya posisi bola sehingga harus di angkat dan didrop sekalipun ada pinalty / tambahan angka akibat perbuatan memindah bola itupun harus memberitahu / seizin partner bermainnya.

Pemain bisa saja memindahkan bola tanpa sepengetahuan partner bermainnya sehingga dia bebas dari segala pinalty, tetapi dihati kecil akan merasa sangat bersalah karena berbuat curang sehingga mempengaruhi permainannya sendiri, dari hal sekecil itu terlihat sekali bahwa seorang pemain golf tidak bisa berbohong pada dirinya sendiri, lalu bagaimana dengan sebagaian / kebanyakan pemain golf yang melakukan kecurangan dengan merubah ubah tempat bola bahkan lebih parah lagi merubah angka pada penulisan hasil Score permainan...?

Saya teringat pada suatu kejuaran turnament golf yang kebetulan saya sebagai panitia dan juga sebagai pemain melihat ada Golfer yang melakukan kecurangan baik penulisan score maupun aturan2 yang dilanggar, saya bisa saja mendiskualifikasi pemain tersebut, tapi saya tidak lakukan karena saya punya rencana yang mungkin bisa menjadi efek jera bagi sipemain itu maupun pemain lain agar tidak melakukan perbuatan yang tidak jujur, bahkan ketidakjujuran itu diketahui oleh hampir seluruh pemain.

Pada saat pembagian hadiah saya memberikan pertanyaan kepada pemain yang harusnya denga pertanyaan saya menjadi malu karena melakukan kecurangan tapi malah sebaliknya pemain tersebut dengan bangganya mengatakan bahwa golf itu permainan yang membutuhkan konsentrasi dan pikiran tenang. (saya dibuat tidak berkutik sendiri) dengan ketidakmaluannya....

disinilah letak kejujuran seorang pegolf, untuk merebut hadiah yang mungkin tidak seberapa dibanding dengan posisi dia sebagai seorang berduit (Kaya) masih melakukan tindakan yang memalukan, bagaimana dia waktu bekerja di kantor..? atau di Perusahaan..? atau diperusahaan sendiri..? sangat mungkin melakukan hal hal yang sangat memalukan.

Bermain Golf meskipun bermain sendirian tapi bisa mengikuti Rules yang telah ditentukan dijamin Pegolf tersebut adalah seorang yang jujur, jujur pada dirinya sendiri dan jujur pada Peraturan.

Demikian nyuwun pangapunten




Selasa, 24 Maret 2009

Demi...suksesnya Pemilu


Sebentar lagi Gelaran Pesta demokrasi digelar, persiapan persiapan mulai dari Penyelenggara Pemilu sampai kontestan peserta pemilu semakin sibuk berbenah, Penyelenggara berbenah agar jangan sampai atau meminimalisirkan kesalahan2 sehingga pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai dan menghasilkan yang terbaik untuk bangsa dan negara.
Peserta pemilu / kontestan juga semaikin hari semakin terlihat merapatkan barisan guna meraup suara sebanyak banyaknya dari pemilih, tapi sayang jadwal yang telah dibuat dan disepakati antara penyelenggara Pemilu dengan Peserta Pemilu tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta, ada tiga titik / tempat Kampanye terbuka yaitu di Dapil 1 banjarbaru ada di Stadion Mini, Dapil II di lapangan belakang Polsek cempaka dan Dapil III di Silkar Liang Anggang, hal tersebut bisa dimaklumi karena para caleg banyak yang berkampanye sendiri sendiri ( door to door ) disebabkan siapa yang meraih suara terbanyak yang dapat kursi bukan nomor urut lagi, tentunya dari partai yang mencukupi jumlah perolehan suara yang sudah ditentukan.
Ada yang luput dari perhatian kita semua...dalam pelaksanaan nanti yaitu pada hari H / H-3 dimana kotak serta surat suara harus didistribusikan ke PPS-PPS, sarana komunikasi untuk memantau serta memberikan informasi yang cepat dan akurat sangat diperlukan.
Disinilah anggota ORARI merasa terpanggil untuk ikut serta berpartisipasi mensukseskan Pesta Demokrasi lima tahunan itu. ORARI yang mungkin sebagaian masyarakat mempunyai anggapan yang kurang baik ( cuma ngebrik ngalor ngidul, kurang kerjaan, ganggu TV orang dll ) tanpa mengetahui bahwa Anggota ORARI itu harus mempunyai izin dan izinnya harus melalui ujian. Dalam rangka ikut mensukseskan Pemilu inilah Anggota ORARI mulai membenahi perangkatnya yang sewaktu waktu dipergunakan tidak ada halangan yang berarti, ada posko2 yang didirikan antena pemancar untuk memudahkan pelaporan ke KPU, ini tentunya sistem pelaporan sesuai dengan petunjuk / juknis dari KPU.
Dari sekitar 390 TPS di Kota banjarbaru, Orari menyiapkan anggotanya sebanyak kurang lebih 80 personil yang satu personil memantau antara 5 - 7 TPS serta beberapa personil ditempatkan di Posko2 dan KPU, ada pertanyaan dari beberapa orang, kenapa tidak memanfaatkan anggota Linmas untuk pelaporan cukup dimodali HP murah dan pulsa dan usah pakai orang lain (ORARI).
Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli sekian ratus HP, ada 2 Linmas di setiap TPS berarti ada sekitar kurang lebih dari 800 personil trus pulsanya..?
Kami menyadari pandangan sebelah mata dari sebagaian orang tentang ORARI, mereka tidak tau bahwa prestasi yang diukir oleh anggota Orari (khususnya Orari lokal Banjarbaru ) disetiap event Banjarbaru selalu menjadi juara Umum, mulai dari pelaksanaan HAM Festival di Tapin, Kabupaten banjar, Kota Banjarmasin, Kapuas dan Palangkaraya. meskipun smpai saat ini tidak mempunyai Sekretariat yang tetap alias pinjam2 dirumah Anggota tetapi tidak menyurutkan untuk meraih prestasi terbaik demi nama harum Kota Banjarbaru.
Image tidak baik memang sudah disandang Orari tugas kita semua sebagai anggota Orari untuk merubah Image itu menjadi baik.
Caranya................

demikian nyuwun pangapunten

Senin, 23 Maret 2009

Bersahabat dengan Alam








Bersih dan nyaman...suasana pantai Takisung beberapa bulan yamg lalu.
Mendung Gelap dan tebal tidak membuat takut anak bermain dipantai...
Akankah keindahan alam ini tetap terjaga ...?

Minggu, 22 Maret 2009

Antara yang mulus dan yang cacat



Sabtu pagi tanggal tanggal 21 Maret 2009, saya berangkat ke Palangkaraya Kalimantan Tengah dalam rangka memenuhi undangan bermain Golf yang diadakan oleh POLDA kalimantan Tengah, karena bermain golf merupakan kegemaran / hobby jadi meskipun lumayan jauh saya tetap berangkat, jarak tempat tinggal saya di Landasan Ulin sampai Palangkararaya ( Swargaloka Golf - Isen Mulan Golf ) sepanjang 220 km tidak kurang, bahkan lebih kalau udh nyampe tujuan masih kelayapan hehehe...

saya berangkat dengan mengajak satu teman saya selain untuk teman ngobrol diperjalan juga untuk bergantian mengemudinya, sampai di Jl.A.Yani km 17 kami memutuskan untuk melewati jalan lingkar utara, kurang lebih 2-3 km terdapat rumah sakit Sambung lihun ( maaf kalau salah tulis namanya ) dan saya berdoa agar saya diberi kesehatan badan dan diberi kesehatan akal dan semoga setelah tanggal 9 April 2009 nanti Rumah sakit ini tidak bertambah penghuninya, sampai perempatan sungai Tabuk, teman saya menyarankan agar belok ke kiri menuju Banjarmasin tapi saya putuskan untuk terus menuju arah handil bakti Marabahan biar lebih cepat.

Kami memperkirakan waktu tempuh akan semaikin cepat, kurang lebih 1-2 km dari perempatan jalanan mulai tidak bersahabat, banyak lubang lubang yang menganga menunggu sang sopir lengah dan mobil pasti terperosok, perjalanan jadi memakan waktu yang sangat lama seandainya tadi saya mengikuti saran dari teman agar lewat di Banjarmasin kemungkinan besar udh nyampe di Kayutangi, tapi kami sama sama tidak tahu kondisi jalan yang akan dilewati, ternyata perkiraan dan harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan...

BRAAAKHH....suara dibawah mobil membuyarkan lamunan saya, gardan mobil nyangkut digundukan tanah diatas jalanan yang tidak rata, seandainya gundukan material batu yang nyangkut mungkin akan lain lagi ceritanya, dengan masih menelewati jalanan sambil mencari2 mana yang agak baikan sampailah ditempat yang sama sekali tidak bisa saya lewati kecuali dengan mobil truck / golongan kijang, mau balik lagi trus lewat Bjm sudah sangat jauh lebih baik kalau balik ya langsung pulang kandang aja tapi undangan wajib didatangi apalagi tidak ada halangan yang serius, kami turun dari mobil dan mengumpulkan batu2 besar untuk ditempatkan di lobang yang akan kami lewati..lumayan berkeringat pemanasan dulu sebelum bertanding hehehe..setelah berhasil lewat rintangan jalan yang paling parah baru menemukan jalan yang lumayan mulus sampai di perempatan handil bakti.

Ketegangan sudah hilang, sambil membuka kaca cendela mobil untuk menghilangkan keringat dibadan biar kena semilir angin sambil menikmati pemandangan jembatan Barito nan megah...baru beberapa menit menikmati suasana perjalanan yang nyaman kembali dihadang oleh jalan yang kurang bersahabat, sepanjang daerah Anjir kabupaten Barito Kuala lubang lubang ditengah jalan kembali menertawakan perjalanan kami, saya mencoba menikmati aja meskipun tetap harus waspada agar gardan mobil tidak nyangkut di kubangan...

"Selamat Datang di Kabupaten Kapuas" Jalanan mulus banget, terbersit rasa malu dan iri kepada Propinsi tetangga karena persis di pintu gerbang jalanan langsung mulus, apa yang menyebabkan mereka bisa membuat jalan semulus ini..dari mana biayanya...apa cuma diperbatasan saja yang mulus biar dikatakan pembangunan jalan dipropinsi ini kelihatan berjalan dengan baik...kenapa ditempat kita jalanan bisa rusak parah..apa ndak punya dana seperti propinsi tetangga. Segala macam pikiran berkecamuk mencari jawaban sendiri, tak terasa kami sdh sampe di Kabupaten Pulangpisau dan istirahat untuk makan serta sholat duhur di RM.Ani, perjalanan kami lanjutkan tanpa gangguan dan hadangan jalan yang tidak bersahabat.

" MAAF, Perjalanan anda terganggu ada pelebaran dan perbaikan jalan " sepanduk dengan ukuran 1 x 8m ada gambar / photo Pucuk Pimpinan Kalteng memberitahu kepada pengguna jalan bahwa ada pelebaran serta perbaikan jalan dan minta maaf karena perjalanan pasti akan terganggu, Detak jantung mulai kenceng lagi bakalan tambah lama perjalanan kami...tetapi sampai lama melewati spanduk tadi meskipun dikiri jalan ada pelebaran kami tidak mengalami kesulitan dan kecepatan kendaranpun juga tetap normal..ternyata Perkiraan dan harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan..

Apa yang harus kita lakukan agar daerah kita khususnya dalam hal pembangunan jalan tidak kalah dengan daerah lain..?


Demikian nyuwun pangapunten





Kamis, 19 Maret 2009

Keputusan Dewan Juri = Titah Raja


Konon dalam suatu pertandingan / perlombaan pasti ada yang kalah dan ada yang menang, yang menang dengan bangganya mengatakan bahwa dewan juri bersikap sangat adil dan bijaksana serta memegang teguh kata kata bahwa " Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat ", di fihak yang kalah dan merasa dirinya mampu dan baik dari yang lain mengatakan bahwa juri bersifat tidak adil, pilih kasih, tidak cermat dalam penilaian, pertandingan harus diulangi karena dewan juri tidak independen, masih bisa dipengaruhi oleh pihak pihak tertentu, ada satu pihak yang meskipun kalah tetapi tetap adem ayem tidak perduli dengan keputusan dewan juri yang mengalahkannya, pihak ini adalah pihak yang menyadari kelemahannya dan mengaku kelebihan dari pihak yang mengalahkannya..

Di suatu perlombaan Gebyar Maulid ( pembacaan syair2 pujian kepada Rasulullah SAW ) di Kalimantan Selatan yang dimotori oleh Wakil Gubernur Kalimantan selatan ( H.M.Rosehan Noor Bahri, SH ) terdapat kurang lebih 70.000 peserta yang diadakan di 110 titik / tempat di Kabupaten Kota seKalimantan Selatan yang pelaksanannya dibuka mulai awal januari di tingkat kelurahan dan Grand Final akan dilaksanakan di Banjarmasin pada tanggal 2 - 4 April 2009, pembukaan Grand Final pada tanggal 2 April diisi oleh Hadad Alwi dan malam penutupan tanggal 4 April diisi oleh ustadz Jefri.

Gebyar Maulid ini semata mata bukan mencari siapa yang paling baik / yang Juara I tingkat propinsi akan mendapatkan hadiah apa..tetapi semata mata melantunkan sholawat kepada Rasulullah SAW agar kalimantan Selatan selalu damai dijauhkan dari segala bala dan dimudahkan segala rizqi dan kehidupan Masyarakat Kalimantan Selatan selalu dalam lindungan dan Ridho Allah SAW.

Ada hadiah khusus dari Wakil gubernur yang suka olah raga motorcross ini yaitu seluruh peserta berkesempatan mendapatkan hadiah Umrah baik yang menang ataupun yang kalah asalkan menjadi peserta dalam Gebyar Maulid serta melampirkan foto copi KTP atau SIM yang tidak punya cukup dengan surat keterangan dari ketua RT dimana peserta berdomisili, konon dari yang semula akan diberangkatkan Umrah sebanyak 17 orang ternyata menggelembung menjadi lebih dari 40 orang yang akan diberangkatkan Umrah oleh Penggemar Sepak Bola ini.

Kebetulan saya mendapat tugas sebagai koordinator pelaksana di dua kecamatan yaitu kecamatan Liang Anggang dan kecamatan Landasan Ulin yang dibatasi oleh Panitia Propinsi bahwa peserta hanya 30 Group tidak lebih dengan alasan akan memakan waktu yang sangat lama, Alhamdulillah peserta sangat membludak melebihi kuota yang ditentukan oleh Pantia propinsi dengan berat hati saya menolak keikutsertaan beberapa peserta, beda di kecamatan Banjarbaru cuma dikuti 3 group putra dan 15 group putri demikian juga denga kecamatan Cempaka kurang lebih sama dengan Banjarbaru.

Panitia berhasil menemukan / keputusan juri mengirim 3 group putra dan 3 group Putri dan berlaga tingkat Kota Banjarbaru untuk ( 9 Group Putra dan 9 Group Putri ) mewakili 3 kecamatan. hasil yang di tingkat kota Banjarbaru sangat mengecewakan kami sebagai koordinator kecamatan L.Ulin dan Liang Anggang karena baik Group Putra maupun Group Putri hanya mendapatkan nomor 3, pengumumam yang kurang jelas / pembacaan pengumuman yang salah oleh dewan juri menjadi pertanyaan kami, tetapi keputusan telah ditetapkan dan keputusan dewan juri = titah raja ( mutlak ) tidak bisa diganggu gugat, saya meskipun kecewa tetapi masih bisa menerima tetapi bagi peserta dan penonton yang merasa bahwa kelompok si A bakalan juara tapi ternyata kalah sangat sulit kami beri pengertian.
karena yang juara I baik putra maupun putri akan mewakili Kota Banjarbaru untuk Grand Final di Banjarmasin itu sangat disayangkan apabila memang betul penilaian dewan juri kurang akurat.

Hadiah pahala dari Allah akan didapatkan kelak, meskipun setiap perlombaan semua berupaya menjadi yang teerbaik / Juara I mudah mudahan tujuan utamanya tetap mencari Ridho Allah.

Demikian Nyuwun Pangapunten

Selasa, 10 Maret 2009

Jenuh

HUUUUUUUUUUU ... teriakan lebih dari 400 orang yang memadati gedung serba guna Unlam Banjarbaru membahana, teriakan disebabkan kejenuhan menunggu acara pengambilan sumpah ketua kelompok penyelenggara pungutan suara (KPPS) sekota Banjarbaru.
Peserta / para ketua KPPS yang akan diambil sumpahnya diundangan tertera acara pukul 09.00 wita, yang namanya mau disumpah ratusan ketua KPPS dengan semangat datang tidak tepat waktu (maksudnya) sebelum jam yang ditentukan sudah pada berdatangan, ada yang datang jam 08.30 wita ada yang datang jam 08.00wita.
Ada perbedaan undangan dengan yang tidak disumpah/lantik, kebetulan saya mendapat undangan dan tertera diundangan jam 10.00wita, kebiasaan saya malu kalau sampai telat maka persis jam 09.45wita saya udah memasuki halaman / lapangan parkir didepan Aula gedung serba guna Unlam dan betapa kaget dan malunya saya bahwa ruangan parkir sudah penuh oleh kendaraan roda empat dan roda dua.
Setelah masuk kedalam kursi yang disediakan oleh panitia untuk para Ketua KPPS sudah penuh terisi kebetulan saya bukan termasuk orang yang akan disumpah karena saya paling takut akan sumpah.
Penasaran dengan keterlambatan saya langsung menuju ke meja panitia dan menanyakan jam brp acaranya..? diundangan jam 09.00wita, saya coba datangi salah satu peserta yang duduk dikursi minta liat undangannya jam berap..? memang betul ternyata jam 09.00wita, tetapi undangan saya kenapa jam 10.00wita..? saya coba konfirmasi lagi ke undangan yang baru hadir ternyata sama dengan saya.
dalam satu acara ternyata undangan untuk yang mau disumpah jam sembilan serta untuk undangan lain jam sepuluh.
kegaduhan mulai terasa dimulai suara teriakan ditengah tengah ruangan yang membuat gaduh suasana..(lapar..sudah jam sepuluh..jam karet...dls), padahal diruangan tepatnya dipintu berdiri Wakil Walikota ( Bapak Drs.Ruzaidin Noor ) beliau datang sebelum jam sepuluh mungkin juga sedang menunggu acara kapan dimulai, sesaat Wakil Walikota lewat ditengah peserta celetukan dengan nada yang kurang bersahabat terlontar, saya tahu pasti di undangan beliau ini tertera jam sepuluh karena saya sangat tahu kalau mengundang beliau selalu On time tidak pernah telat dari jadwal, beliau orangnya disiplin terhadap waktu, seandainya para peserta tahu akan hal ini mungkin mereka akan malu sendiri berkata yang kurang bersahabat terhadap beliau.
Acara pengambilan sumpah dimulai, dengan semangat dan suara lantang para ketua KPPS mengikuti katlimat yang dibacakan oleh Ketua KPU Banjarbaru, didalam sumpah bahwa mereka berjanji akan berlaku jujur dan tidak curang .
setelah acara sumpah dan sambutan2 ditutup dengan do'a peserta berhamburan menuju meja mengambil kue kotak yang disediakan oleh panitia, wajah mereka tersenyum dan lupa akan keterlambatan acara, terlihat kebahagiaan diwajah mereka bahwa mereka dipercaya mengemban tugas negara lebih tepatnya ujung tombak suksesnya Pemilu.
yang menjadi pikiran saya waktu terjadi kegaduhan tampak panitia kebingungan dan sepertinya kurang persiapan / kurang petugas, padahal baru beberapa orang dalam ruangan itu bayangkan seandainya saja nanti ada beberapa Partai politik saja yang kurang puas atau ingin cepat cepat mengetahui hasilnya dan mendatangi kantor KPU betapa gaduhnya disana..tetapi mudahan saja semua Peserta Pemilu bisa bersikap arif dan bijaksana menggunakan hati yang tenang dan tidak mudah terprovokasi untuk bertindak yang merugikan semuanya.

demikian nyumun pangapunten.

Senin, 09 Maret 2009

pesta ( BALIHO ) demokrasi

Disepanjang jalan, mungkin diseluruh wilayah Indonesia terdapat banyak sekali Baliho / poster yang mempromosikan atau mengenalkan bahwa dirinya adalah caleg baik DPRD Kab/Kota/Propinsi atau DPR-RI atau juga DPD, ada yang gambarnya dipasang sendiri sendiri atau rombongan ada yang dengan orang orang penting di negeri ini, ada dengan Presiden, mantan Presiden baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat, ada yang dengan wakil Presiden, ada yang dengan menteri dll..
Pose dari gambar gambar tersebut ada yang tersenyum, ada yang berusaha tersenyum meskipun terlihat senyumnya dipaksakan, ada yang mengepalkan tangan sambil tersenyum, ada yang gambar badannya diganti dengan karikatur mungkin biar keliatan lucu.
beberapa bulan ini memang lagi semarak orang / para caleg mempromosikan dirinya sendiri kepada yang melihat bailho agar dipilih menjadi wakil rakyat. Saya tidak pernah melihat atau belum sempat melihat ada poster yang menyampaikan Visi-(mimpi)-nya apabila sudah berhasil menjadi wakil dari rakyat, kebanyakan dan hampir semua Baliho cuma ada kalimat " Mohon Doa Restu dan Dukungannya ".
Apa cukup dengan gaya yang ada diposter itu masyarakat pemilih disuruh menaksirkan sendiri visi-(mimpi)-nya, Bergambar berdampingan dengan orang2 penting mengartikan bahwa apabila saya terpilih nanti saya akan seperti orang ini, bergambar dengan badan dirubah menjadi kartun yang lucu mengartikan bahwa saya terpilih nanti saya akan ............, bergambar dengan mengepalkan tangan dan tersenyum artinya apabila terpilih nanti saya akan melawan ketidak adilan dan memperjuangkan nasib rakyat yang saya wakili....tetapi apa arti senyum itu..?
Pemilihan umum sudah dekat ( 9 April 2009 ), Pesta demokrasi lima tahunan itu memakan biaya yang sangat besar, kertas suara bukan main besarnya, lebih dari tiga puluh partai yang ikut Pemilu di satu kabupaten kota dan bisa lebih dari ratusan caleg yang ada dikertas suara itu.
Ingat !! masyarakat pemilih bukan hanya pelajar dan mahasiswa atau kaum cendikia saja tetapi masyarakat awan sangat banyak bahkan lebih banyak, sedang sosialisasi dari pihak KPU sebagai penyelenggara kepada masyarakat pemilih dirasa sangat kurang dan besar kemungkinan terjadi kesalahan conterng atau suara tidak sah pada saat pungutan suara nanti. banyak orang orang tua nanti berbondong bondong ke TPS hanya karena takut dikatakan Golput..meskipun golput saya kira ndak haram.
sebaiknya mulai dari KPU, Pemerintah, Para Caleg dan para ketua RT memberikan penyuluhan kepada rakyatnya agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan suaranya tidak sah. alangkah bijaksananya apabila para caleg sosialisasi kepada rakyat dan menyampaikan visinya apabila terpilih menjadi wakil rakyat nantinya dari pada mengeluarkan biaya untuk bikin baliho besar-besar dijalanan toh dikertas suara dijamin ndak akan ada gambar gambar tersebut kecuali DPD.
Pesta Demokrasi lima tahunan ini memakan biaya yang sangat sangat besar jadi seharusnya menghasilkan hal yang sangat besar dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia jangan malah menjadi PESTA baliho DEMOKRASI

demikian nyuwun pangapunten

Kamis, 05 Maret 2009

Hamba Allah


sering kali kita mendengar dan melihat tulisan Hamba Allah, sumbangan dari Hamba Allah, komentar dari Hamba Allah dan banyak lagi yang mengatasnamakan Hamba Allah. Siapakah Hamba Allah Itu..?
Menurut saya Hamba Allah ada makhluk (ciptaan Allah ) yang benar2 meng-Hamba kepada Allah. Manusia yang benar2 meng-Hamba kepada Allah adalah manusia yang sangat tinggi derajatnya disisi Allah, Hamba Allah seluruh Jiwa dan Raganya hanya untuk Allah, tidak ada yang lain dipikiran dan pandangannya selain Allah..betapa tingginya derajat seorang Hamba Allah.
coba kita perhatikan apa yang sering kita baca baik di media cetak ataupun media elektronik...Sumbangan sebesar Rp. 10.000,- dari hamba Allah, sumbangan sebesar Rp. 50.000,- dari Hamba Allah, sumbangan sebesar Rp.100.000,- dari Hamba Allah...dst..padahal sumbangan ditujukan kepada korban bencana alam yang sangat dahsyat seorang Hamba Allah hanya membantu seperti tersebut di atas..
betapa murahnya harga seorang Hamba Allah cuman dengan mengeluarkan beberapa Rupiah sudah bisa menyebut diri sebagai Hamba Allah,apakah sebutan Hamba Allah untuk menyembunyikan jatidirinya agar tidak diketahui oleh orang lain, sehingga apa yang dikeluarkan / sumbangkan bentuk dari keihlasan , apa malah hal tersebut bukan merupakan kesombongan pada diri sendiri dan sombong kepada Allah.
kalau memang ihlas sebaiknya gunakan saja NN ( tanpa nama ), ingat ihlas adalah tidak mengharapkan imbalan apa2 tapi mengharap Ridho Allah.
Kita semua ummat Islam mengharap menjadi Hamba Allah yang benar benar Hamba Allah.

sekian nyuwun pangapunten ....

Rabu, 04 Maret 2009

Ujian Amatir Radio


Siang tadi aku menghadiri undangan dari Ketua Orari Daerah Kalimantan Selatan untuk membahas persiapan ujian amatir radio yang akan dilaksanakan di lokal-lokal, undangan rapat jam 14.00wita, kami ( YC7NB, YC7HUE dan YD7MTT) berangkat dari kota Banjarbaru pukul 13.30wita nyampe di ORDA tepat pukul 14.00wita..perkiraan rapat sdh dimulai ternyata kami datang malah paling awal dari yang lain..syukurlah tidak terlambat, kebiasaan kami tepat waktu dan sangat malu kalau terlambat. satu persatu undangan dari lokal lain berdatangan ( Tanjung, HSS, HST, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Banjarmasin ). sampai jam tiga sang ketua ORDA belum muncul2 terpaksa kami telepon ternyata masih ada dirumah...beliau lupa undangan yang disebar jam 14.00wita dikira jam 15.00wita,..ya ndak apa-apa namanya juga lupa. teruskan baca
rapat memnahas jadwal ujian yang telah ditetapkan oleh Dishub propinsi, bulan Maret Tanjung sebagai penyelenggara dengan peserta ujian anggota / calon amatir dari Tabalong, Tapin dan HSS dilaksanakan pada bulan Mei di Tapin, Tanah Bumbu dan Pulau laut dilaksanakan bulan Juni di Tanah Bumbu, banjarmasin dan Batola bulan Agustus di Bjm dan Lokal Mtp, Pelaihari serta Banjarbaru bulan Agustus di Banjarbaru.
selain membahas ujian juga dibahas masalah penyuluhan tentang penggunaan freq oleh Dishub dan akan dilaksanakan di Tabalong, ada sedikit kekurangan tentang penyuluhan yaitu dalam tahun 2009 hanya dilaksanakan 1 kali penyuluhan sedang tempat dan pesertanya dibatasi, bagaimana mungkin anggota amatir radio yang jauh dari Tabalong bisa mengikutinya...( Mtp, Bjb, Bjm, Batola, TB, KTB, Tala ). karena yang melaksanakan pihak Dishub kami tidak bisa berbuat apa2, cuma lebih baik dan efektifnya untuk tahun2 kedepan penyuluhan diadakan di masing2 lokal.
rapat selesai tepat pukul 17.00wita

Salam Pembuka.........

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, saya memulai membuat Blog ini dalam rangka menuangkan apa yang ada dipikiran baik itu berupa cerita, atau apapun yang saya lihat kedalam bentuk tulisan.

Saya menyadari banyak kekurangan serta kesalahan kesalahan dalam hal penulisan, tapi dengan kritik serta masukan para pembaca mudahan saya bisa memperbaiki.

Selamat menikmati bacaan ini....